Masa Subur Perempuan Dewasa

Kehamilan terjadi jika sel telur wanita dibuahi oleh sel benih pria. Peristiwa ini yang disebut pembuahan. Hasil pembuahan akan berkembang menjadi kehamilan. Namun, tidak setiap saat wanita dapat menjadi hamil. hanya pada saat sel telur matang dikeluarkan, waniita mungkin dapat dihamili. Saat inilah yang disebut masa subur. Masa subur perempuan dewasa sendiri hanya berlangsung 1-2 hari saja. Diluar masa subur wanita mengalami masa tidak subur. Masuknya sel benih pria selama masa tidak subur ini tidak akan membuahkan kehamilan. Menghitung masa tidak subur menjadi salah satu cara ber-KB alamiah.

Pelepasan telur (ovum) hanya terjadi satu kali pada setiap bulan, sekitar hari ke-14 pada siklus menstruasi normal 28 hari. Siklus menstruasi tiap wanita bervariasi. Bila pada masa subur perempuan dewasa terjadi hubungan seks, sperma akan ditampung di liang senggama bagian dalam. Setiap milimeter sperma mengandung sekitar 35-40 juta spermatozoa, sehingga setiap hubungan seks terdapat sekitar 110-120 juta spermatozoa. Setiap spermatozoa membawa kromosom pembawa tanda 22 buah kromosom seks Y untuk laki-laki dan kromosom seks X untuk perempuan.

Cara menentukan masa subur perempuan dewasa adalah :

  • Berdasarkan hari menstruasi pertama ditambah 12 dan berlangsung tujuh haru. Contoh : menstruasi hari pertama tanggal 5, perhitungan minggu suburnya adalah tanggal 17-24 dengan rumus (5+12) sampai (5+12)+7 = 24
  • Melakukan pemeriksaan suhu basal, karena pada siklus menstruasi terjadi pelepasan telur dan terjadi penurunan segera diikuti peningkatan suhu 1/2 derajat celcius, sehingga pola menstruasi bifasik.

    Kemungkinan keinginan seks meningkat saat pelepasan telur

    Kemungkinana terasa nyeri karena pelepasan telur.

Bila suami-istri tidak menginginkan hubungan seks mereka mengakibatkan istri hamil, maka janganlah melakukan hubungan seks tepat pada waktu istri dalam masa suburm yaitu saat tubuh wanita dalam keadaan siap untuk menjadi hamil. Tunggu saja ada beberapa jari sampai hubungan seks bisa dilakukan sebagai ungkapan cinta satu sama lain, tanpa perlu merasa khawatir bahwa perbuatan mereka akan menyebankan kehamilan. Oleh karena itu, penting sekali mengetahui kapan masa subur itu terjadi. Cara yang aman dan ilmiah untuk mengetahui kapan masa subur wanita itu disebut Metode Ovulasi.

Posted in Masa Subur | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Masa Subur Setelah Melahirkan

Banyak pria yang bertanya kapan masa subur wanita kembali normal pasca melahirkan. Para pria atau suami haruslah mengerti dan memahaminya. Organ intim wanita yang baru melahirkan masih mengalami trauma, meskipun dalam kondisi yang sangat baik, organ intim wanita masih sensitif. Selain itu ketika wanita masih dalam masa menyusui mungkin terjadi vaginal atrophy (menipis dan mengeringnya jaringan vagina akibat kurangnya hormon estrogen dalam tubuh wanita).

Beberapa dokter berpendapat bahwa seorang wanita atau ibu dapat merasakan kembali hubungan seksual 6 bulan pasca melahirkan. Adapula pendapat lainnya dalam kurun 4 minggu wanita atau istri juga dapat melakukan hubungan intim, karena dalam waktu 4 minggu ketika cairan yang dikeluarkan dari bibir vagina setelah melahirkan sudah berhenti dapat melakukan hubungan seksual kembali.

Ada beberapa alasan mengapa perlu waktu jeda untuk melakukan hubungan seksual kembali pasca melahirkan :

1. Untuk memberikan peluang pada jaringan genital wanita untuk pulih kembali seperti sedia kala, terutama apabila mengalami proses kelahiran normal atau caesar yang mengalami episiotomi atau guntingan kecil untuk memperlebar jalan lahir bayi agar bayi lebih mudah keluar.

2. Rasa trauma yang masih melekat pasca melahirkan. Meskipun kondisi fisik dalam keadaan normal dan baik.

3. Mencegah timbulnya infeksi

Pasca melahirka selama 6 minggu atau 40 hari merupakan masa nifas yang sangat penting dan butuh perhatian secara khusus. Masa nifas ini ditujukan untuk membersihkan rahim sama halnya seperti masa menstruasi. Darah nifas mengandung trombosit, sel-sel degeneratif, sels-el mati dan sisa sel-sel endometrium.

Oleh karenanya, pemeriksaan kembali pasca melahirkan umumnya dilakukan setelah 6 minggu. 6 minggu yakni waktu dimana rahim kembali ke bentuk ukuran sebelum hamil. pengecilan rahim adalah perubahan secara fisik terutama pasca melahirkan yang terakhir. kebanyakan wanita pasca melahirkan yang belum lama usai, keingina atau gairah seksualnya cenderung menurun bahkan tidak ada sama sekali.

pada sebuah penelitian di Australia menyebutkan bahwa 6 minggu adalah waktu rata-rata bagi para wanita pasca melahirkan untuk memulai kembali hubungan seksual. akan tetapi penelitian lainnya menyebutkan sebagian kecil wanita diperkirakan ada sebanyak 20 % wanita yang baru kali pertama mengalami proses kelahiran dalam kurun waktu 6 bulah sudah dapat merasakan rasa nyaman secara fisik ketika memulai kembali hubungan seksual bahkan dengan rata-rata waktu sekitar 3 bulan lebih cepat.

Meskipun kenyataannya wanita atau istri diperbolehkan kembali melakukan hubungan seksual setelah minggu ke-6, adakalanya para wanita atau istri masih sering mengeluhkan rasa sakit ketika kembali melakukan hubungan seksual meski proses melahirkan telah usai beberapa bulan lalu. Rasa sakit ketika berhubungan disebut Dyspareunia atau rasa sakit saat berhubungan intim.

Rasa sakit saat berhubungan intim ini disebabkan oleh beberapa faktor penyebab, seperti :

1. Pasca melahirkan akan terbentuk jaringan baru karena proses penyembuhan luka akibat guntingan untuk jalan lahir masih dalam keadaan yang sangat sensitif sehingga organ reproduksi wanita belum kembali seperti semula.

2. Adanya infeksi yang disebabkan oleh adanya bakteri, virus dan jamur.

3. Adanya kelainan atau gangguan kesehatan lainnya yang berhubungan dengan kandungan seperti mium, kista atau tumor.

4. Sejak jaman dahulu, orang tua selau mengajarkan untuk mrgkonsumsi jamu-jamu pasca melahirkan dari bahan-bahan herbal yang dipercaya dapat membantu memulihkan kondisi tubuh pasca melahirkan dan memberi energi kepada sang ibu. Namun jamu-jamu herbal mengandung zat-zat aktif yang memiliki sifat astingentes yang mengakibatkan terhambatnya produksi cairan pelumas pada vagina saat seorang wanita terangsang secara seksual.

5. Faktor psikologis yang ikut berperan serta seperti rasa kecemasan, rasa khawatir dll, yang meliputi :

– Kesiapan mental yang kurang siap saat akan melakukan kembali aktivitas seksual.
– Adanya rasa trauma di masa lalu.
– Kepribadian diri yang kurang fleksibel.
– Interaksi komunikasi yang kurang baik antara suami-istri, sehingga terkadang istri atau wanita merasa enggan untuk melakukan hubungan seksual.
– Kurang pemanasan (foreplay) saat diawal mulainya hubungan seksual. Dan banyak faktor penyebab lainnya.

Jadi masa subur wanita akan kembali pasca masa nifas yang berlangsung selama 40 hari berakhir, namun sebaiknya para pria atau suami memberi waktu jeda kepada sang istri untuk tidak melakukan hubungan seksual hingga masa nifas dan pemulihan kondisi pasca melahirkan kembali seperti semula.

Posted in Masa Subur | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Tanda Masa Subur

Bagi mereka (pasutri) yang menginginkan kehadiran seorang anak, penting adanya untuk mengetahui terlebih dahulu tanda-tanda dari masa subur. Masa ovulasi yakni waktu terbaik untuk melakukan aktivitas seksual, karena dalam masa ovulasi ini akan memperbesar kemungkinan untuk mendapatkan kehamilan. Meskipun saat ini telah banyak alat test kehamilan atau alat test masa subur, namun lebih mudah jika anda mengenali masa subur anda sendiri dengan perubahan pada tubuh, seperti :

1. Memiliki rasa sensitif yang sangat tajam pada indera penciuman

Umumnya wanita yang sedang dalam masa ovulasi memiliki rasa penciuman yang sangat tajam. Menurut American Pregnancy Association yang menyebutkan meningkatnya indera penciuman dapat dikatakan menjadi sebuah tanda bahwa anda sedang berovulasi.

2. Terjadi perubahan pada lendir serviks

Pada masa ovulasi biasanya wanita mengalami perubahan pada lendir seviks. Lendir serviks bila disentuh dengan jari tangan seperti putih telur dengan tekstur yang kenyal, warna lebih jernih, cair. Seperti cairan keputihan yang normal.

3. Perubahan suhu basal tubuh

Suhu tubuh akan meningkat meskipun tubuh dalam keadaan normal tidak sakit (sekitar 0.2 °C). Suhu normal tubuh biasanya 35,5-36 derajat celsius. Pada waktu ovulasi suhu tubuh akan turun sejenak dan kemudian akan naik kembali hingga mencapai suhu 37-38 derajat celsius dan tidak akan kembali pada suhu 35 derajat celsius. Pada waktu perubahan itulah terjadi masa subur. Kondisi kenaikan suhu tubuh ini akan terus terjadi sekitar 3-4 hari.

4. Meningkatnya gairah seksual

Pada masa ovulasi tiba, umumnya wanita sangat lebih bergairah secara seksual dibanding biasanya hal ini dipengaruhi oleh adanya hormon estrogen yang dapat meningkatkan hormon seksual dengan beberapa tanda fisik seperti : bibir terlihat lebih penuh, mata bagian pupil yang melebar, dan kulit yang terasa lebih lembut.

5. Payudara lebih lunak dan kenyal

Ketika masas ovulasi, hormon – hormon tubuh wanita seakan sedang bersiap untuk kehamilan, dan saat ovulas lah hormon-hormon tubuh secara seksual akan memupuk dan meningkat, begitu pula yang terjadi pada apyudara terasa lebih kenyal, padat berisi dan lunak.

6. Perubahan sikap yang lebih sensitif

Pada masa ovulasi perubahan lain pun terjadi pada perubahan sifat dan sikap yang lebih sensitif lain dari biasanya. Terjadi pada saat ovulasi (sekitar hari ke-12 sampai 21 siklus menstruasi) perasaan ingin bersaing dengan wanita lain semakin tinggi.

7. Timbul rasa nyeri

Pada saat ovulasi tubuh akan memproduksi dan meningkatkan kadar hormon LH (Luteinizing Hormone) yakni hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis anterior. Kenaikan LH pada wanita mendorong ovulasi dan perkembangan korpus luteum (tempat asal sel telur). Hal ini kemudian mengakibatkan timbulnya rasa nyeri di perut bagian bawah yang disebabkan oleh pecahnya folikel saat pelepasan sel telur.

Posted in Masa Subur | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Fakta Mengenai Masa Subur

Pada sebuah pasangan yang sudah menikah pastinya ingin cepat sekali mendapat momongan, namun sebelum keinginan tersebut terjadi wanita harus lah mengerti dan mengetahui masa subur yang memungkinkan memberikan dirinya peluang atau kesempatan untuk dapat hamil.

Menurut sebuah informasi yang didapat dari Fertility Fact di tahun 2005, menyebutkan kurang lebih ada sekitar 90 juta pasasngan di dunia yang berusaha untuk memiliki anak pasca menikah. Namun keinginan para pasangan tersebut sering menuai kendala hingga menyebabkan gangguan psikis seperti stress, sebenarnya rasa stress tersebut dapat memicu ketidak suburan pada wanita. Umumnya pascca menikah pasangan suami-istri membutuhkan waktu kurang lebih 5-6 bulan untuk dapat hamil, namun ada sebuah pendapat mengatakan bahwa waktu tersebut dinilai terlalu cepat untuk sebuah kehamilan pertama.

Informasi lainnya yang dikutip dari Discovery pada tahun 2005 seseorang tidak dapat dikatakan Tidak Subur jika ia dan pasangannya belum memiliki anak meski dalam kurun 1 tahun berhubungan seksual dengan waktu yang normal tanpa menggunakan alat kontrasepsi apapun.

Masalah ketidak suburan yang terjadi pada wanita dapat disebabkan oleh adanya gangguan disfungsi hormon, terhalangnya saluran telur, endrometriosis, adanya penyakit kista atau kualitas dan pergerakan sperma yang kurang baik di dalam rahim wanita. Diperkirakan 40 % masalah ketidaksuburan disebabkan oleh faktor dari dir wanita dan 40 % dari pria dan 20 % lainnya disebakan oleh pola hidup, pola makan yang tidak teratur dan faktor lainnya yang memicu ketidaksuburan itu terjadi.

Berikut beberapa fakta mengenai kesuburan pada wanita maupun pria :

1. Perasaan yang lebih sensitif

Wanita yang sedang masa subur atau ovulasi, umumnya memiliki perasaan yang lebih sensitif seperti ketika menstruasi. Pada saat ovulasi yang terjadi sekitar hari ke-12 sampai hari ke-21 siklus mesntruasi. Rasa ingin bersaing terhadap wanita lainnya memuncak.

2. Tingkat kesuburan akan mengalami penurunan ketika seorang wanita telah melahirkan lebih dari 2-3 anak.

3. Pilihlah alat kontrasepsi yang aman dan anda tetap dalam masa subur yang baik.

Pemillihan alat kontarsepsi dinilai sangat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap tingkat kesuburan wanita. Jika menggunakan alat kontrasepsi dengan alat suntik dalam jangka waktu yang cukup lama, kemudian tidak digunakan kembali, wanita harus menunggu setidaknya 6 bulan sampai 1 tahun hingga siklusnya normal kembali. Sedangan menggunakan pil sebagai alat kontrasepsi dapat lebih cepat kembali normal.

Usai tidak menggunakan pil KB siklus menstruasi akan kembali normal seperti semula. Namun dalam beberapa kasus, siklus dapat kembali benar-benar normal setelah 2-3 bulan kemudian. Disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan alat kontarsepsi, karena masing- masing alat kontrasepsi pastinya memberikan efek tertentu pada tubuh terutama masalah kesuburan baik ketika menggunakan alat kontrasepsi maupun usai menggunankan alat kontrasepsi.

Posted in Masa Subur | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment